| Kak Haidar yang murah senyum ^_^ |
Sore itu Haidar dan Lubna kepingin banget makan
nasi goreng, karena lama tidak makan nasi goreng buat dinner. Sesudah sholat
maghrib dan mengaji, akhirnya kami keluar mencari penjual nasi goreng yang ada disekitar
perumahan.
Saat itu Haidar dan Lubna senang sekali berjalan di terangi cahaya
bulan yang redup. Dengan berlari-lari kecil.
“Bunda, tuh ada bulan..cantik banget, tapi kok
tertutup awan ya, wah aku kepingin lihat bulan yang lebih terang”.
Sampai di tempat penjual nasi
goreng, Haidar dengan semangat dan lincah sempat menata kursi tunggu,
“Ayo bunda duduk, biar nggak capek…”
Saat itu, tiba-tiba saja pandanganku tertuju
pada botol yang dipegang si penjual. Dan, betapa aku sangat kaget melihat cap
yang tertera pada botol itu.
“Oh tidaaaak!!!” teriakku dalam hati.
“Emmm Mas Haidar maaf, bunda nggak mau beli
disini, ayo kita pulang…” bisikku pada putra sulungku. Aku pura-pura tidak
melihat orang-orang yang sedang mengantri disitu dan kelihatan kebingungan
melihatku bergegas beranjak dari tempat itu. Beruntung ada penjual sate didekat
situ, jadi aku masih bisa menghibur anak-anak agar tidak kecewa.
“Hufffhh…bunda ini aneh, kenapa nggak jadi beli
disana…”tanya Haidar keheranan.
Tiba dirumah, ku jelaskan mengapa tidak jadi
membeli nasi goreng.
“Nak, apapun yang kita masukkan kedalam tubuh harus
sesuatu yang Allah ridhoi. Bunda tadi melihat botol yang dipake itu adalah
campuran minyak yang mengandung angciu. Selama ini bunda selalu berhati-hati
membeli apapun, dan botol itu….sama sekali tidak ada di daftar belanja bunda
karena termasuk barang yang harom. Meskipun bunda belum konfirmasi kepada si
penjual nasi goreng, isi botol itu, tapi kejadian ini membuat kita harus
semakin berhati-hati dalam membeli makanan jadi. Kalau perlu tanyakan apa yang
di pake/ dimasak, kehalalannya, adakah tanda halal MUInya, kamu sudah tahu kan gambar
dan tulisannya…karena itu sangat penting Mas... Ini semua adalah upaya agar
kita terhindar dari hal-hal yang dilarang Allah”
Putraku mengangguk, “Oooh, kalo gitu, aku nggak
mau makan nasi goreng yang beli-beli deh…sekarang ayo maem satenya bund, aku
lapar hehe…”
Good Evening...
Menjelang Isya', 25 April 2013
Salam,,,
BalasHapusSenang bisa singgah sini, bisa berbagi ilmu bersama...Nice Entry...
Salam Kenal
HapusTerimakasih sudah mampir..